Cara Menghemat Baterai Android Yang Cepat Habis

Cara Menghemat Baterai Android Yang Cepat Habis – Baterai handphone kamu cepat habis, Iya benar sekali hal yang terjadi dari evolusi smartphone malah cenderung membuat baterai kita cepat habis, padahal saat dulu kita menggunakan hp nokia berapa lama handphone kecil kamu bisa bertahan lama? Saya rasa 2-3 hari, jika tidak terpakai bahkan hingga satu minggu handphone kamu bisa bertahan, berbanding terbalik dengan smartphone sekarang walaupun seharian kita tidak memegang handphone tersebut, entah kenapa handphone sudah dalam kondisi ngedrop, maka dari itu anda patut membaca tips dan trik hemat baterai android yang boros atau cepat habis.

Bahkan kalau kamu seorang aktif sosial media pasti akan merasa kesal kan, kalau handphone kamu baterainya cepat habis, seorang yang aktif di sosial media pasti akan mengaktifkan pemakaian dengan berbagai jejaring sosial ini juga salah satu penyebab baterai kamu cepat habis loh sobat ponselharian.com Jangan heran kalau handphone kamu mengalami baterai cepat habis atau istilahnya ngedropan.

Cara Menghemat Baterai Android Yang Cepat Habis

Trik menghemat baterai android yang cepat habis

pemakaian yang tidak wajar akan menguras daya penyimpan baterai di smartphone kamu, kalau kalian merasa resah dan itu perlu ditangani lebih lanjut, kami disini mau berbagi cara mengatasi baterai handphone android yang cepat habis kami di sini tidak akan menggunakan aplikasi penghemat baterai.

1. Nonaktifkan Scan Wifi

Ini juga salah satu penyebab baterai yang cepat habis sobat, karena saat kamu menyalakan wifi di smartphone kamu secara otomatis wifi akan menscan wifi yang terjangkau dengan smartphone kamu itu, lalu cara mengatasinya agar baterai kamu tidak cepat habis dengan cara mendisable Scan Wifi, Tekanlah tombol Menulalu cari Settings>> Wi-Fi >> More >> Always allow scanning >> Scanonly while Wi-Fi is on.

2. Mengontrol penggunaan Daya Baterai

Tentu saja kamu harus mengetahui aplikasi mana saja yang memakan daya baterai lebih besar, caranya kamu masuk pada Menu>>Settings >> Battery >> Abnormal Battery Usage, kamu akan melihat berbagai list aplikasi yang sedang kamu gunakan dan kebutuhan baterai pada tiap aplikasinya.

3. Mematikan Koneksi

Kalau kamu tidak lagi menggunakan smartphone kamu sebaiknya kamu mematikan koneksi yang tidak perlu misalnya menjelang tidur, kemudian matikan koneksi yang tidak dibutuhkan misalnya bluetooth, matikan setelah kamu selesai melakukan transfer file dengan temanmu, jangan biarkan WIFI, GPS, dan Bluetooth menyala secara terus menerus jika kamu tidak menginginkan baterai pada smartphone kamu cepat habis.

4. Matikan Aplikasi Background

Aplikasi yang berjalan pada background smartphone berjalan secara otomatis walaupun kamu tidak menghendakinya padahal aplikasi tersebut akan secara terus menerus memakan konsumsi daya baterai , selain itu juga akan terus menggunakan RAM pada android kamu, cara untuk menghentikannya Pilih Menu pada Android kamu, Lalu Settings>> Applications>> Applications Manager . carilah aplikasi yang ingin kamu disable dengan cara memilih aplikasi tersebut dan klik button force close.

5. Hapus Aplikasi Tak Penting

Cobalah menghapus aplikasi yang tidak lagi terpakai pada smartphone kamu, karena akan menumpuk memori RAM kamu, sehingga akan membuat baterai cepat habis.

6. Gunakan Wallpaper Sederhana

Proses mangimbil gambar pada gallery akan menyebabkan loading apalagi jika ukuran pixel dari gambar tersebut sangat besar, akan menyebabkan loading RAM sehingga penghematan daya baterai kamu akan sia-sia.

7. Kecerahan Handphone

Jangan gunakan contras kecerahan terlalu berlebihan sebaiknya kamu turunkan kecerahan layar handphone kamu, kecerahan pada smartphone kamu yang paling membutuhkan daya baterai aling besar.

8. Screen Time Out 15 Detik

Jadi yang saya maksudkan ketika handphone tidak digunakan smartphone akan langsung mengunci dan memadapkan layar smartphone kamu, sehingga konsumsi daya baterai akan berkurang, untuk pengaturannya pada smartphone android kamu masuk ke Setting>> Display>> Screen Time Out. Ubahlah durasi screen out time menjadi 15 detik.

Baca juga:

Perangkat Android terkenal dengan konsumsi yang luar biasa sehingga cukup boros dalam konsumsi baterai. Oleh karena itu kali ini kariistem akan meninjau beberapa tips sederhana untuk menyelamatkan baterai Android sehingga Anda tidak perlu repot untuk mengisi baterai kapan saja. Berikut adalah langkah-langkah seperti dikutip dari Android Pit: 1. Biaya setiap kesempatan Hampir semua ponsel Android saat ini menggunakan baterai lithium ion dan lithium polimer yang tidak memiliki sistem memori. Artinya, baterai tidak perlu diisi hingga penuh atau kosong ke penuh. Dengan begitu Anda dapat mengisi ulang meskipun hanya sedikit kapan saja dan di mana saja sehingga tidak habis dengan cepat. 2. Gunakan latar belakang hitam Jika Anda memiliki perangkat dengan layar tipe AMOLED, maka gunakan latar belakang gelap atau hitam. Semakin gelap warnanya, maka semakin sedikit konsumsi. Layar AMOLED ini biasanya digunakan pada perangkat Samsung. 3. Jangan gunakan kecerahan otomatis Menggunakan kecerahan otomatis memang menyenangkan karena layar kita akan secara otomatis menyesuaikan kecerahannya di setiap tempat yang berbeda. Tetapi terkadang layar perangkat kami menjadi jauh lebih cerah daripada yang dibutuhkan. Karena itu Anda lebih baik mengatur tingkat kecerahan secara manual. Ini akan memiliki dampak yang sangat besar pada konsumsi baterai karena layar adalah komponen paling banyak mengambil daya baterai. 4. Matikan getar (bergetar) Simpan Baterai Android Jika tidak benar-benar diperlukan, maka Anda sebaiknya mematikan fitur gemetar. Karena getaran smartphone makan kekuatan yang lebih besar daripada suara nada dering. Matikan kembali umpan balik haptic untuk lebih mengoptimalkan penghematan baterai Anda. 5. Gunakan baterai asli Simpan Baterai Baterai Android KW Jika baterai Anda rusak, ganti dengan baterai asli atau baterai dari merek tepercaya. Menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli baterai ORI jauh lebih baik daripada membeli baterai KW yang dapat merusak smartphone favorit Anda kapan saja. 6. Kurangi batas waktu layar Cari batas waktu atau layar mati otomatis saat tidak digunakan. Jika saat ini Anda mengaturnya selama 1 menit, cukup gunakan hingga 30 atau 15 detik. Selain itu, biasakan mematikan layar secara langsung ketika tidak digunakan. 7. Matikan Internet dan atur Mode Pesawat Jika Anda bekerja atau sibuk, lebih baik mematikan koneksi internet dan Wi-Fi. Selain tidak mengganggu pekerjaan, itu juga akan menghemat banyak penggunaan baterai. Saat ini ada banyak aplikasi yang menawarkan fitur-fitur ini di Play Store. Beberapa produsen juga telah menyediakan banyak perangkat dengan fitur-fitur ini, seperti Sony dengan fitur stamina dari fashionnya. Selain itu, aktifkan fitur Mode Pesawat ketika Anda tidur di malam hari sehingga penghematan baterai akan dimaksimalkan. 8. Matikan fitur yang tidak digunakan Beberapa fitur umum seperti GPS, Bluetooth, atau NFC dan fitur khusus seperti gerakan udara dan gulir pintar makan cukup banyak daya baterai. Jika Anda tidak menggunakannya, maka matikan fitur-fitur ini. 9. Sesuaikan konektivitas Wi-Fi Jika Anda terhubung ke Internet melalui koneksi Wi-Fi, lalu matikan koneksi melalui data seluler. Pengaturan Fox Wi-Fi pada perangkat Anda menjadi “selalu aktif saat tidur” karena ini akan mengkonsumsi lebih sedikit daya dibandingkan harus menghubungkan kembali setiap kali Android Anda aktif. 10. Gunakan Widget Lockscreen Jika perangkat Android Anda mendukung fitur Widget LockScreen, lalu gunakan fitur tersebut. Dengan fitur-fitur ini Anda dapat mengakses aplikasi langsung melalui layar kunci tanpa perlu membuka kunci perangkat Anda terlebih dahulu. Meskipun masih menyalakan layar, tetapi waktu yang dibutuhkan jauh lebih sedikit daripada membukanya terlebih dahulu. Jika ponsel cerdas atau tablet Anda menggunakan layar AMOLED, maka juga gunakan latar belakang lockscreen dalam warna hitam atau gelap. 11. Hapus widget yang tidak diperlukan Hapus berbagai jenis widget yang tidak diperlukan, terutama widget yang terhubung ke Internet seperti Facebook, Twitter, atau Weather Widgets. 12. Pembaruan aplikasi Selalu perbarui aplikasi secara teratur untuk mendapatkan kinerja yang optimal. Pengembang biasanya menyediakan pembaruan untuk mengoptimalkan penggunaan dan memori baterai. Selain itu, hapus aplikasi yang tidak digunakan sehingga aplikasi tidak berjalan di latar belakang dan makan ransum dan baterai memori Anda. 13. Matikan sinkronisasi otomatis untuk akun Google Simpan Baterai Sinkronisasi Otomatis Android Pada setiap perangkat Android, ia harus diisi dengan berbagai aplikasi Google. Tapi tentu saja tidak semua aplikasi ini yang kita butuhkan. Oleh karena itu tidak menghabiskan daya baterai, matikan opsi sinkronisasi dalam aplikasi yang tidak diperlukan. 14. Matikan aplikasi sinkronisasi otomatis Selain aplikasi Google, beberapa aplikasi juga biasanya menyinkronkan secara otomatis untuk memperbarui kontennya. Beberapa aplikasi yang biasanya melakukan ini termasuk klien Twitter, Facebook dan aplikasi lainnya. Oleh karena itu matikan fitur sinkronisasi otomatis dari aplikasi ini sehingga konsumsi baterai Anda dapat dikurangi. Cukuplah Anda menyinkronkan konten aplikasi secara manual saat membukanya. 15. Matikan Auto Update Play Store Seperti disebutkan di atas, memperbarui aplikasi sangat penting untuk mempertahankan kinerjanya agar tetap optimal. Tetapi Anda harus memperbarui aplikasi ini secara manual dan tidak mengaturnya untuk memperbarui secara otomatis. Ini dilakukan agar Play Store tidak diperbarui ketika baterai Anda berada di batt-rendah. Itu adalah beberapa tips sederhana untuk menyelamatkan baterai Android. Beberapa tips ini juga dapat diimpor pada iOS atau perangkat Windows Phone. Kecanggihan dan keanekaragaman fungsi smartphone Android (HP) pasti akan sejalan dengan meningkatnya konsumsi daya baterai. Bentuk ponsel Android yang lebih tipis, layar yang lebih cerah, prosesor yang lebih cepat, terlalu banyak aplikasi, dan koneksi internet yang lebih cepat adalah beberapa faktor penting yang membuat baterai habis lebih cepat. Nah, bagi Anda yang sering mengalami hal yang sama ke titik harus mengisi ulang baterai HP hampir setiap jam, berikut adalah 7 cara untuk menyimpan baterai ponsel Android untuk ditahan lebih lama. 7 Cara Untuk Menghemat Baterai Ponsel Android 1. Redup layar Kecerahan layar memiliki pengaruh signifikan terhadap konsumsi baterai, sehingga atur tingkat kecerahan layar seminimal mungkin. Ini karena kecerahan cahaya layar digunakan, semakin besar energi yang digunakan untuk menghidupkan layar. Selain itu, matikan fitur kecerahan otomatis (kecerahan otomatis). Fitur ini memang dapat menyesuaikan kecerahan berdasarkan kebutuhan, tetapi juga dapat meningkatkan kecerahan Anda lebih tinggi dari yang seharusnya. 2. Matikan lokasi GPS Matikan fungsi GPS sepenuhnya jika tidak digunakan, karena fitur ini cukup banyak daya baterai, terutama ketika menggabungkannya dengan beberapa modul lain termasuk Wi-Fi dan Bluetooth untuk mendeteksi lokasi. Anda dapat langsung menonaktifkan fitur lokasi dari menu notifikasi yang biasanya digulung. Atau Anda juga dapat membuka Pengaturan> Keamanan & Lokasi> Geser tombol Lokasi untuk menonaktifkan opsi ini. 3. Aktifkan mode hemat daya Untuk pemilik ponsel Android yang telah menggunakan sistem operasi Android Lollipop, Anda dapat menyimpan masa hidup Android dengan mengaktifkan fitur mode hemat daya. Dalam mode ini semua fungsi smartphone yang mengkonsumsi baterai Anda akan terbatas, dari kecerahan layar, koneksi seluler, wifi, ke lokasi. Cara memasuki mode hemat daya adalah dengan memasukkan pengaturan> Baterai> Penghemat Baterai pada pengaturan ponsel Android Anda. 4. Batasi aplikasi yang sedang berjalan Sebagian besar aplikasi yang Anda gunakan akan tetap aktif bahkan setelah tidak ada lagi. Di situlah baterai ponsel Android dikeringkan. Android memiliki fitur untuk membatasi dan menutup aplikasi keseluruhan terbuka di latar belakang. Beberapa ponsel Android cukup menekan tombol HOME atau tombol lain selama beberapa detik untuk menutup aplikasi di belakang layar. Selain itu, dapat juga melalui pengaturan> Aplikasi & pemberitahuan, pilih aplikasi yang akan ditutup, ketuk Advanced> Baterai> Pembatasan latar belakang. 5. Gunakan pengisi daya aslinya Penggunaan charger asli setiap kali baterai ponsel Android sangat besar berpengaruh pada usia baterai. Selain itu, hindari juga menggunakan Charger Abal-Abal. Beberapa pengisi daya Abal Abal sering menawarkan pengisian daya yang lebih cepat, tetapi realitas baterai juga lebih cepat dan seringkali tidak dapat menyebabkan kerusakan pada baterai. 6. Matikan Wi-Fi dan Data Seluler Matikan data Wi-Fi dan seluler jika Anda tidak membutuhkannya. Data seluler akan selalu menghisap baterai karena harus terus memperbarui status aplikasi seperti aplikasi obrolan, email, dan media sosial. Selain itu, Wi-Fi juga hampir sama. Karena pembaruan Oreo, Android dilengkapi dengan fitur-fitur yang terus mencari jaringan Wi-Fi terbuka bahkan ketika Anda menonaktifkan Wi-Fi, ini cukup untuk menguras baterai. Untuk mematikannya, buka Pengaturan> Jaringan & Internet> Wi-Fi> Hapus centang Wi-Fi secara otomatis. 7. Gunakan Mode Pesawat Langkah terakhir yang cukup efektif adalah menghidupkan mode pesawat. Fitur ini bertujuan untuk meminimalkan penggunaan baterai HP Android dengan mematikan semua layanan seluler, sehingga akan lebih ekonomis dan tahan lama selama berjam-jam. Metode ini cukup untuk menggulir layar notifikasi kemudian klik pada ikon pesawat. Selain itu, ia juga dapat melalui pengaturan> Jaringan Nirkabel> Mode Pesawat.

Cara Menghemat Baterai Android Yang Cepat Habis membantu smartphone kamu agar umur smartphone kamu lebih lama lagi, Gunakanlah baterai asli dari pabrikan android tersebut, atau kamu bisa gunakan baterai tipe lain yang sesuai dengan daya penyimpanan yang sama dengan daya baterai sebelumnya – ponselharian.com

Leave a Comment

error: Content is protected !!