Cara Cek IMEI di Kemenperin [Resmi]

Cek Imei Melalui Web Resmi

Cara Cek IMEI di Kemenperin [Resmi] – Situs untuk mengecek imei smartphone milik kemenperin sempat tidak bisa diakses sejak awal juli lalu. Namun, setelah saya teliti dan telusuri beritanya bahwa situs cek imei smartphone kemenperin sudah bisa diakses kembali. Sebelumunya situs cek imei kemenperin dengan URL https://kemenperin.go.id/ imei saat diakses menampikan pengumuman bahwa kemenperin akan menyediakan situs khusus  untuk mengecek imei agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik. Wacana regulasi pemblokiran imei ilegal sendiri sudah cukup lama dibahas, kini draft aturan itu rampung dirancang meski belum ditekan 3 kementrian terkait.

Kini pengguna yang ingin mengakses situs tersebut akan diredirect ke URL baru yaitu imei.kemenperin.go.id. Dari segi tampilannya pun kini lebih menarik dengan nuansa warna biru dibanding dengan tampilan sebelumnya yang hanya berwarna putih-hijau. Apabila nomor imei sebuah smartphone tak terdaftar pada database tersebut, kemungkinan besar ilegal. Lantas bagaimana cara mengecek imei pada smartphone yang anda gunakan saat ini apakah resmi atau ilegal? Langsung saja simak beberapa paparan penjelasan yang sudah saya rangkai dibawah ini.

Cek Imei Melalui Web Resmi

Cek Imei Melalui Web Resmi

Nasib smartphone BM yang terlanjur dibeli sebelum 17 agustus tetap bisa digunakan sebagaimana pernyataan kemenperin melalui statusnya “Tidak langsung diblokir, tetapi ketentuan atas masa pakainya akan ditentukan kemudian sesuai dengna peraturan perundang-undangan”. Nah maka dari itu sambil menunggu aturan pemblokiran imei ilegal akan diberlakukan mari cek dahulu smartphone anda dengan cara-cara mudah seperti berikut ini :

1. Untuk melakukan pengecekan imei hal yang pertama harus anda lakukan adalah masuk ke situs resmi kemenperin yaitu https://imei.kemenperin.go.id/.

2. Setelah anda masuk ke halaman situs resminya lalu anda input imei pada kolom berwarna putih, lalu pilih enter dan klik icon lup. Bila anda belum anda mengetahui kode imei smartphone anda, tekan kode *#06# dan tekan tombol panggil pada smartphone anda, lalu anda akan melihat sederet angka barcode yang bisa digunakan untuk mengecek legalitas imei disitus kemenperin.

3. Setelah anda input dan telusuri imei, kemudian akan muncul keterangan apaakh imei yang diinput legal atau tidak. Jika imei terdaftar akan muncul keterangan “IMEI terdaftar didatabases kemenperin”, Sementara jika imei tidak legal maka akan muncul keterangan “IMEI tidak tedaftar didatabase kemenperin”.

Dan sebagaimana yang diketahui peredaran smartphone BM masih marak ditanah air, harga yang murah dan kemudahan mendapatkan smartphone yang tidak dijual resmi diindonesia menjadi iming-iming menggiurkan sebagian kalangan, sayangnya cara sperti ini sangat merugikan negara, msekipun kementrian perdagangan (kemedag), kementrian perindustrian (kemenperin), dan kementrian komunikasi dan informatika (kemenkominfo) telah mencenangkan aturan imei legar dan regulasi ini nantinya akan mengatur bahkan meminimalisir peredaran smartphone ilegal atau blackmarket.

Jadi seperti itulah penjelasan yang bisa sampaikan pada wacana dalam artikel ini mengenai imei smartphone yang masih ilegal dan pandangan hukum terhadap hp ilegal yang masih banyak sekali beredar dinegeri kita yang tercinta ini. Jadi bila sobat memiliki hp yang nomor imeinya masih ilegal maka cepat atau lambat hp anda akan mengalami pemblokiran imei, bila pemblokiran imei terjadi maka banyak layanan yang tidak bisa anda gunakan pada hp yang anda miliki dan imeinya belum terdafatar itu alias ilegal.

Dengan diberlakukannya aturan validasi IMEI (International Mobile Equipment Identity) sejak 18 April 2020 kemarin, kita sekarang harus lebih berhati-hati ketika mereka akan membeli ponsel. Ini karena ponsel yang masuk Indonesia tidak resmi (tidak terdaftar di Pusat Data Kementerian Perindustrian) akan diblokir secara permanen sehingga tidak dapat dihubungkan ke jaringan seluler. Sederhananya, pengguna yang membeli ponsel seperti itu tidak akan dapat menggunakan perangkat mereka untuk mengakses jaringan telekomunikasi langsung dari SMS, telepon, ke Internet. Agar tidak kehilangan karena pemblokiran IMEI ini, pengguna sekarang perlu memeriksa terlebih dahulu apakah ponsel terdaftar di Pusat Data Kementerian Perindustrian atau tidak sebelum mengusulkannya. Bagaimana cara melakukannya? Apakah itu mudah dilakukan? Mari kita tinjau satu per satu mulai dari bagaimana melihat IMEI di perangkat itu sendiri. Secara umum, ada beberapa cara yang dapat dipilih pengguna untuk melihat nomor IMEI pada ponsel. Melihat kotak kemasan ponsel bisa menjadi salah satu dari mereka dalam hal ini. Apa pun merek, ponsel biasanya dijual dengan kotak penjualan. Meskipun lokasi dapat bervariasi untuk setiap perangkat atau manufaktur, kita dapat menemukan nomor IMEI di satu sisi kotak penjualan. Tetapi jika ponsel yang dibeli tidak dilengkapi dengan kotak penjualan seperti saat membeli ponsel bekas, apa yang harus dilakukan pengguna untuk dapat melihat nomor IMEI dari ponsel? Tenang, jangan khawatir! Terlepas dari kotak penjualan, pengguna dapat menemukan nomor IMEI langsung di dalam perangkat. Dalam hal ini, beberapa perangkat bahkan mencetak angka di bagian-bagian tertentu seperti di bawah baterai pada ponsel dengan baterai yang dapat dilepas. Jika tidak ada, pengguna dapat melihat nomor IMEI dari ponsel dengan membuka panggil telepon (panggilan telepon) ketika perangkat menyala, lalu ketik # 06 #. Jangan lupa untuk merekam nomor itu jika Anda hanya menggunakan satu perangkat sehingga lebih mudah ketika memeriksa apakah IMEI terdaftar atau tidak di Pusat Data Kementerian Perindustrian. Setelah mengetahui nomor IMEI dari perangkat, pengguna dapat langsung mengunjungi halaman https://imei.kemenpin.go.id/, lalu masukkan nomor ponsel ke kolom yang disediakan dan tekan tombol Cari. Harap dicatat bahwa aturan validasi IMEI berlaku untuk ponsel baru diaktifkan setelah 18 April 2020. Perangkat yang telah terhubung ke jaringan seluler sebelum validitas aturan tidak boleh terpengaruh dalam hal ini. Kementerian Komunikasi dan Informasi itu sendiri secara bertahap selama dua minggu terakhir dilaporkan akan mengirim SMS ke ponsel lama yang telah terdaftar di Pusat Data Kementerian. Tetapi bagi pengguna yang belum menerima SMS, mereka yang tidak sabar dapat memastikan apakah ponsel mereka terdaftar atau tidak menggunakan metode yang sama dengan apa yang telah saya tinjau di atas. Memblokir ponsel atau HP ilegal alias hitam pasar melalui sistem pendaftaran IMEI (International Mobile Equipment) dalam basis data Kementerian Perindustrian (Kementerian Perindustrian) bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk operator seluler dan Kementerian Komunikasi dan Informasi terus. Kemarin melaporkan bahwa basis data CEIR (register Identitas Peralatan Terpusat) adalah database mesin pemblokiran IMEI penuh. Akibatnya, ada sejumlah kasus yang membuat smartphone resmi dijual sebagai gantinya salah satu slot SIM tidak berfungsi sebagai hasil dari IMEI, itu tidak terdaftar dengan database. Misalnya, ASUS ROG Phone 3, yang telah dijual resmi di Indonesia, ternyata beberapa SIM 2 tidak berfungsi. Realis yang baru saja meluncurkan Realm 7 Pro dan ranah C17 juga ditanya tentang IMEI dari perangkat kedua terdaftar dengan aman atau tidak. Reumy itu sendiri menyatakan bahwa IMEI RealMe 7 Pro dan Realm C17 terdaftar dengan aman. Beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Pos dan Perangkat Informasi di Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi, Ismail, mengatakan mesin CEIR telah berjalan secara normal dan baik-baik saja. Bagi Anda yang masih ragu untuk memeriksa smartphone IMEI yang digunakan apakah Sudha terdaftar atau belum di basis data CEI. Pertama, Anda harus menemukan IMEI terlebih dahulu dan memeriksanya. 1. Cara Menemukan IMEI di Smartphone Ada tiga cara, pertama-tama masukkan bagian menu pengaturan pada smartphone lalu temukan menu Tentang. Di sini akan menjadi informasi lengkap tentang seri perangkat smartphone termasuk menu Informasi IMEI. Cara lain dengan pergi ke menu panggilan telepon dan mengetik * # 06 #, kemudian lakukan panggilan sehingga kotak informasi IMEI muncul. Sekarang cara ketiga adalah yang termudah, yaitu untuk melihat nomor IMEI di label belakang atau membawa kotak penjualan. 2. Periksa IMEI ke Kementerian Perindustrian Sekarang Anda harus membuat situs periksa IMEI dari Kementerian Perindustrian, metode ini dapat dilakukan melalui aplikasi browser pada smartphone atau di laptop atau komputer. Ketikkan alamat IMEI.Kemenperin.go.id di browser, setelah situs terbuka langsung input gambar smartphone IMEI yang telah direkam oleh cek IMEI kemudian pilih ikon kaca pembesar di bawahnya. Kemudian teks akan muncul di bagian yang menginformasikan bahwa IMEI terdaftar atau tidak.

Biasanya pembelian barang-barang seperti itu dilakukan tanpa melalui BEACUKAI, sehingga anda bisa mendapatkan barang mahal dengan harga murah karena tidak ditangguhkan terkena pajak dan itu biasanya sudah permainan orang dalam kemungkinan. Terima kasih telah membaca Cara Cek IMEI di Kemenperin [Resmi] – ponselharian.com

You May Also Like

error: Content is protected !!